Painfully Love

Published May 11, 2012 by GaemShal♥ (shalsasya)

Written by Shalsasya.

Casts:

  1. Kim Kibum / Key
  2. Jung Yoon Hye (OC)
Other cast:
  1. Krystal Jung (as Key’s sister)
Genre: Hurt/comfort
Rate: T
.
.
.

“mau kemana?”

Key tersenyum tipis. “ke taman, aku kangen sama Yoon Hye.”

Krystal langsung tersedak susu cokelat yang sedang ia minum begitu mendengar jawaban yang diberikan namja berambut cokelat tersebut, “Key, Yoon Hye kan–”

“aku tahu. Sudah ya, Krys.” ia langsung memotong ucapan adiknya tersebut lalu berjalan ke luar rumah. Berjalan seorang diri menembus padatnya jalanan Seoul yang dipenuhi oleh pedestrian lainnya. Berjalan dengan hati beku yang teriris.

Wajahnya menengadah, memandangi awan-awan putih bersih yang berbaris rapi di langit biru yang terbentang luas untuk pengalih rasa sakit yang terkubur dalam di hatinya.

Setelah sampai di taman yang ia tuju, taman dengan beribu kenangan itu. Key langsung mengambil tempat duduk dekat air mancur. Ia menoleh ke samping, yang tentu saja kosong. Hatinya kembali tersayat, mau tidak mau ia mencoba menerima fakta maha menyakitkan itu. Jemari namja itu menyusuri dinginnya bangku yang ia duduki, “Yoon Hye, aku disini. temani aku.” bisiknya lirih yang hanya dijawab oleh bisikan angin. Perlahan dua sudut bibirnya terangkat sedikit, “Aku mencintaimu, Hye. Kembalilah,” suaranya bergetar ketika mengucapkan sederet kata yang mengandung beribu rasa kasih ingin memiliki.

Hening. Sekelebat kenangan manis nya dengan Jung Yoon Hye mulai berputar terus menerus layaknya dvd player yang rusak. “Hye, I miss you,”

“aku tahu, aku ini memang ngangenin, Key!” tawa Yoon Hye girang.

Key mengingatnya, bagaimana jawaba. Yoon Hye kalau dia bilang rindu pada gadis itu.

“KEY!!” teriakan seorang yeoja dengan rambut dikucir kuda membuyarkan lamunan menyedihkan Key dalam sekejap. Yeoja itu berjalan mendekat, dia terengah. “Oppa tidak boleh begini!! Kajja kita pulang!” dengan paksa ia menarik lengan key.

“Biarkan aku, Krys,” tolaknya.

“stop memikirkan Yoon Hye Eonni!!” pekik Krystal hilang kesabaran melihat sifat Oppa-nya yang begini terus sejak sebulan yang lalu.
“Wae!? Aku berhak, Krystal!” bentak Key.
“Tidak, Oppa! Pulang, kita pulang!! Stop mengunjungi taman ini setiap hari! Yoon Hye Eonni tidak akan datang!”
jleb. kata-kata krstal menusuk telak hati Key. Ia benar, sangat benar malah. Key sadar. Akhirnya dia ikuti adiknya pulang. Mereka berjalan dalam diam.

“Apakah kau masih mencintai Yoon Hye Eonni, Oppa?” tanya Krystal akhirnya membuka suara.

Key mendengus, “kau tahu itu.” jawabnya dingin lalu membuka pagar rumah mereka.

“Waah! ada surat!” jerit Krystal melihat benda yang tergeletak di teras rumah mereka, ia memungutnya dan sekejap saja ia menjadi bingung dan… kaget.

“Apa itu?” tanya Key bingung. Krystal langsung panik, “Aniyo, bukan apa-apa. hanya…. err, promosi.” katanya tergagap yang bodohnya semakin membuat Key curiga.

“Coba kulihat!” paksa Key. Krystal langsung menyembunyikan surat itu di belakang punggungya, “tidak penting! Oppa masuk saja!” paksa Krystal. Key tidak bergeming, ia langsung mengambil alih surat tersebut dan membacanya. Rahangnya mengeras melihat kata demi kata yang tertoreh pada surat itu, atau lebih tepatnya lagi… Kartu undangan itu.

Krystal menggigit bibir bawahnya, “Oppa…” katanya menyesal. Bagaimanapun juga ia sudah berusaha menyembunyikannya dari Key.

Key meremas kertas tersebut, “Gwaenchana, mari kita masuk.”

.

.

.

Key langsung menuju kamarnya yang bersebrangan dengan ruang tv dan menghempaskan tubuhnya di atas kasur, matnya memandangi Wedding invitation card itu. jung Yoon hye, gadis nya akan menikah dengan pria bernama Lee Jinki 4 hari lagi. key menghela nafasnya.

Sehelai kertas jatuh dari kartu undangan itu dan Key cepat-cepat mngambil dan membacanya.

Annyeong Key. Apa kabar? Semoga kau baik baik saja. Oke, apa aku terlalu berbasa-basi?

Mianhada, key. Aky masih berani menghubungi, bahkan aku mengundangmu ke pernikahan konyol ku ini. Aku… Merindukanmu, Key. You’re the one and only. Apakah aku masih pantas untuk mengucapkan saranghaeyo?

-JHY

Air mata menyeruak dari mata dingin milik key. Yoon hye benar benar akan meninggalkannyq sekarang. Dan mau tidak mau, lagi lagi ia harus menerima kenyataan yang tidak mau ia terima itu.

.

.

.

“Oppa!? Mau kemana?” tanya Krysal was was melihat key yang sudah rapi dengan jas nya, bahkan rambutnya sudah ditata.

Key tersenyum tipis, “ke pernikahan Yoon Hye.” jawabnya enteng.

Beberapa hari sebelumnya Key sudah menata hatinya dan menyiapkan mental untuk mendatangi pernikahan gadis kesayangannya itu. Padahal mudah saja bagi baginya untuk mengabaikan undangan tersebut dan tidak usah datang. Tapi lain soal kalau pria ini bernama Key. Ia ingin menemui Yoon Hye untuk terakhir kalinya, ingin melihat seperti apa pria bernama Lee Jinki itu, memastikan apakah namja tersebut bisa menjamin kebahagiaan Yoon hye sampai akhir hayatnya. Semua ini dilakukannya agar ia tenang untuk melepas Yoon Hye. Tidak apa-apa kalau Yoon hye ‘tak jadi miliknya, yang penting gadis itu bahagia.

.

.

.

Key memakirkan mobilnya di depan sebuah gerja yang antik nan megah. Dengan segenap keyakinan, namja itu turun dan memasuki bangunan yang ada di depannya. Dia duduk tenang menunggu sang pengantin. Sesaat kemudian, pengantin pria sudah berdiri di depan altar. Key memandangi sosok itu dengan seksama.

Lalu masuklah sang pengantin wanita, yang membuat key menahan napasnya melihat kecantikan Yoon Hye.

Dan… Yang ditakutkan Key pun terjadi. Ia tidak bisa melihat acara sakral ini lebih lama lagi, mendengar Yoon Hye mengukir janji sehidup sematinya dengan namja selain dirinya.

Kau bisa panggil aku pengecut sekarang. Tugasku sudah selesai, pria itu cocok untukmu. Sepertinya ia pria yang baik untuk Yoon Hye.

Key pun keluar dari gereja besar itu saat Yoon hye berjalan menuju altar.

Yoon Hye’s PoV

Apakah aku berhalusinasi? Bahkan di hari maha konyol ini, aku berhalusinasi melihat key! Apa ini efek terlalu merindukannya? Ah, sudahlah. Lagipula, Key tidak mungkin datang.

Dengan malas aku memandang ke depan, menatap calon suamiku. Hhhh, kuharap itu key, bukan Jinki.

.

.

.

Next year, (Author pov)

Key duduk diam di kursi yang tertanam di taman penuh kenangan itu. Sudah setahun lebih ia lost contact dengan Yoon Hye. Ia menyandarkan kepalanya pada senderan kursi, menoleh ke samping sedikit berharap ada yoon hye disitu tersenyum cerah kepadanya.

Dan… Tampaknya harapannya sedikit terkabul.

Seorang gadis dengan rambut hitam panjang sepunggung, kulit putih mulus, dan wajah yang tirus duduk disebelah Key. Wajah cantik itu menengadahkan ke langit, merasakan kehangat sinar matari yang membanjuri tubuhnya. Sudut bibir delimanya terangkat. Ia menoleh, “masih ingat aku, Key?”

Key menahan napas sesaat, berharap ini kemyataan, bukan mimpi.

“Key? Kau tidak-“

Pelukan spontan Key memotong ucapan yang hendak terlontar dari mulut Yoon Hye. Setelah sekian lamanya, akhirnya keduanya dapat merasakan kehangatan itu lagi.

Pelukan tu semakin erat, Key nyandarkan kepalanya di dagu yoon hye.

“apa kau bahagia, Hye?”

“Oppa aku-“

Keu melepaskan pelukannya dan menatap kedua manik mata Yoon Hye. “katakan kau bahagia!”

“-aku, bagaimana bisa-“

“Katakan kau bahagia, hye. Jebaaaal, katakan kau bahagia.” pinta Key atau yang lebih tepatnya, memaksa.

Yoon Hye menelan ludahnya, “Nee, aku… Bahagia, Oppa.”

Key mendesah pelan, dia memalingkan wajahnya ke sembarang arah. Lalu berkata, “Lupakan aku Hye. Cintai pria itu selayaknya kau mencintai aku. Cariilah kebahagiaanmu sendiri, ok?Jangan memikirkan aku lagi, aku bahagia asal kau bahagia. Itu cukup,”

Air mata mulai menyeruak keluar dari mata Yoon Hye, “Key.. kenapa kau melakukan ini?”

Key tersenyum mendengar pertanyaan itu, “Karena aku mencintaimu. Sesimple itu, Hye.”

It’s ok even if love is painful

Because you are the one I can never forget

FIN

Awkeeeeh. Saya tahu fic ini sangat gagal galau huhuhu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: