Stay Away From my Cho Kyuhyun [2/2]

Published January 29, 2012 by GaemShal♥ (shalsasya)

 

Author: Shalsasya

Genre: angst/tragedy, horror, thriller, romance.

Cast: F(x)’s Victoria, Super Junior’s Cho Kyuhyun, SNSD’s Seohyun, and other cast.

Length: Twoshot

Rating: PG-13

Disclaimer: The story , and it’s poster are mine. All cast except Ocs is belong to God and themselves. DON’T COPY-PASTE THIS FANFICTION W/O MY PERMISSION AND FULL CREDIT!

 

Oke, inilah part 2 nya, enjoy~

 

“KYAAAAAAAAA!” teriakan seorang yeoja terdengar nyaring di salah satu dorm yang dihuni para yeoja cantik.

 

Semua member yang tinggal disitu langsung berlari mendekati arah suara, “Waeyo!?”

 

Krystal sembunyi dibelakang Sulli, “i… itu, lihat.” Jawabnya. Semua member langsung melihat apa yang ditunjuk Krystal. “erh, itu sesuatu yang paling menjijikan yang pernah kulihat.” Sahut Luna sambil menutup hidungnya.Victoriamengiyakan dan mengikuti Luna untuk menutup hidung, karena mayat yang dihadapan mereka mulai mengeluarkan bau busuk.

 

“ayolah, gurls. Ini Cuma tikus.” Sahut Amber santai lalu menyodok-nyodok bangkai tikus tersebut dengan sapu yang tadi ia ambil entah darimana. “YAAA! Buang, buang unn!” teriak Sulli sambil menatap jijik tikus yang sudah ‘tak berbentuk itu.

 

Diam-diamVictoriamengumbar evil-smile nya, dia mendekati Amber, “sudahlah, aku saja yang membersihkannya.” Ujarnya lalu mengambil alih sapu yang dipegang Amber, “okelah, unn. Kalau kau mau,” ucap Amber sambil mengangkat bahunya.Victoriahanya tersenyum, tentu saja ia mempunyai rencana untuk bangkai tikus didepannya.

 

 

TING TONG

 

“bel bel bel bel bel,” seru Sunny sambil tetap memakai nail polish-nya, “Buka, Sunny!” teriak Tiffany dari dapur. Sunny menoleh malas, “oh c’mon, aku sedang memakaikan kuku ku nail polish, yang lain sajadeh.” Lalu jessica muncul entah dari mana, ia membukakan pintu dan terkejut tidak mendapati seorang pun didepan pintunya. Jessica membalik, “tidak ada orang?”

 

“mungkin orang iseng,” sahut Taeyeon yang sedang mengganti-ganti channel tv mereka. Lalu Jessica pun menjerit, “AH!”

 

“waeyo?”

 

Jessica tersenyum lalu berjalan ke ruang tv dimana  hampir semua nya sedang berkumpul, “lihat!Adahadiah dari namjachingu Seobaby kita!” serunya riang sambil menunjukkan sebuah kotak seukuran kotak sepatu yang sudah dibungkus oleh kertas pink yang manis.

 

“wah, seororo sudah jadian dengan kyuhyun oppa yahh, aku kapan~” sahut Sooyoung sambil memasang tampang segalau mungkin, Seohyun dan yang lain nya hanya tertawa.

 

“nih,” ucap Jessica sambil melempar kotak itu pada Seohyun, ia menangkap kotak tersebut tapi tidak dibukanya. “wae? Buka dong buka! Kita ‘kanjuga mau lihaaaaat,” Yoona merajuk, “sudahlah, biarkan saja pasanganbariitu kk~” goda Hyoyeon. Seohyun hanya tersenyum, ia tidak mau membuka kado itu didepan unniedeulnya, karena bisa dipastikan wajahnya akan berubah warna saking senangnya.

 

“aku buka di kamar saja.” Ucapnya sambil melenggang masuk ke dalam kamarnya. Member yang lain pun hanya diam dan melanjutkan aktifitas mereka yang sempat tertunda.

 

 

Jantung Seohyun berdegup kencang, disana ada kertas dengan tulisan, ‘from your Cho Kyuhyun.’ Dengan hati-hati ia membuka kado tersebut seakan bungkus kado itu terbuat dari emas yang bernilai tinggi. Setelah bungkus kado itu terbuka, bau busuk merebak menyesaki kamarnya. Seohyun menutup hidungnya, ia bangkit dan membuka jendela.

 

“er, apa ini”

 

Lalu ia membuka kotak tersebut. mata nya membulat, sedangkan tangannya menutupi mulut nya yang kini berbentuk ‘O’.

 

‘bangkai tikuss!? Siapa ini? Ini tidak mungkin Kyu-oppa,’ pikirnya. Baru saja ia hendak membuang kotak dengan bagmenemukan tulisan di dalam kotak itu:

 

Berharap kado ini dari cho kyuhyun ku, eh?

Bodoh. Apa kau tidak bisa baca? Sudah kubilang Cho Kyuhyun itu milikku, kau akan menyesal.

 

Seohyun merinding membaca tulisan itu, terlebih lagi ia merasa mau muntah melihat bangkai tikus yang penuh dengan darah yang sudah mengering didepannya. Seohyun cepat cepat menutup kotak itu dan membuangnya keluar. ‘siapa ya? Apa mungkin itu dari fans nya Kyu-oppa? Ah, mereka gila.’

 

Seohyun mengeluarkan handphone nya dan menelfon Kyuhyun, “oppa… ada yang ingin aku bicarakan, bisa ‘kah kita bertemu di café biasa?” tanyanya begitu telfon diangkat.

 

“ah ne…” jawab Kyuhyun dari sebrangsana, baiklah. Seohyun mengenakan hoodie dan kacamata avior nya, “unniedeul! Aku pergi dulu, ya.” Serunya pada Taeng, Sunny, Sica, Fany, dan Sooyoung yang sedang menonton tv. Mereka mengiyakan lalu Seohyun pun membuka pintu keluar.

 

 

Kini Seohyun duduk dengan para penumpang lain di terminal bus yang tak jauh dari dormnya, kacamata avior ku memang daebak!! Mereka tidak mengenali ku, kekekeke~

 

Akhirnya bus yang ia tunggu tiba, yeay! seohyun segera menaiki bus itu dan memilih duduk disamping seorang yeoja berkacamata hitam dan memakai hoodie. Seohyun merasa kenal dengan yeoja berponi itu.

 

“victoria unnie~” sapanya pada yeoja yang duduk disampingnya,Victoria menoleh kaget dan akhirnya tersenyum, ia berusaha sebisa mungkin untuk mengendalikan dirinya.

 

“ah, annyeong Seo,” sapanya balik sambil memperlihatkan kedua mata bulan sabitnya.

 

“Unnie mau kemana?” tanya Seohyun padaVictoria.

 

“ah, aku hanya jalan-jalan sebentar. Kamu?” tanyaVictoriabalik.

 

Seohyun tersenyum, “bertemu dengan Kyuhyun oppa, unnie…”

 

WajahVictoriamenegang mendengar nama ‘Kyuhyun’, “mau ngapain?” tanyanya datar.

 

“ah unnie, aku mau bicara dengannya…” ucap Seohyun sambil tersipu-sipu.Victoriamemalingkan mukanya sesaat lalu kembai menatap Seohyun, tangannya sudah mengepal sempurna.

 

“o ya unnie, aku mau curhat,” ujar Seohyun pelan.Victoriamengangkat satu alis nya, lalu Seohyun pun kembali melanjutkan, “belakangan ini ada yang mengirimi kusuratancaman yang mengerikan unnie, aku takut,”

 

Victoriamemasang ekspresi kasihan, “maksudnya? Aku tidak mengerti,”

 

“jadi si pengirim yang gila itu mengirimi kusuratyang menyuruh ku menjauhi Kyuhyun oppa, lalu tadi pagi ia mengirimi ku bangkai tikus,” jawab Seohyun sambil membenarkan posisi duduknya.

 

“kalau begitu kau jauhi saja Kyuhyun.. nanti kau kenapa-napa lagi,” ucapVictoria.

 

Seohyun menggeleng dan memasang tampang sedih, “ani, unnie-ya, aku ‘tak bisa menjauhi namja chinguku sendiri…” ia lalu menunduk. Mata victoria membulat lebar, tangannya meremas jok kursi, ‘sialan!’ umpatnya dalam hati, ia benar-benar ingin membunuh Seohyun.. tapi tidak sekarang.

 

Beberapa saat kemudian bus berhenti dan Seohyun mendongak, “aku duluan ya unnie..”

 

Victoriamemaksakan seulas senyum lalu menatap punggung Seohyun dengan tatapan membunuh, ia mendengus. ‘nikmatilah sisa hidupmu selagi bisa, cantik.’

 

 

Seohyun’s

 

Dengan tergesa-gesa aku turun dari bus yang tadi aku tumpangi, aku segera memasuki café itu dan mengedarkan pandangan ku sekeliling, aku sudah terlambat 10 menit! Kulihat seorang namja yang sudah kukenal dengan baik melambaikan tangannya padaku. Aku tersenyum dan menghampirinya.

 

“ah mian oppa, tadi macet,” ucapku sembari menarik kursi yang akan kududuki, ia hanya tersenyum dan mengangguk.

 

“nih sudah aku pesankan minuman kesukaanmu, mau ngomong apa?” tanyanya langsung to the point. Aku melihat sekeliling dan kembali menatap kedua matanya, kami sama-sama menggunakan kacamata hitam.

 

“ada yang mengirimi kusuratancaman, oppa. Katanya aku harus menjauhi mu,” ucapku pelan. Kyuhyun oppa agak kaget, “hah?”

 

Aku mengangguk, “ne, dia bilang aku tidak boleh mendekati mu. Tadi pagi ia mengirimi ku bangkai tikus,”

 

Kini mata kyuhyun oppa membelalak, “omo, itu gila.” Komentar nya singkat.

 

“apa yang harus kulakukan?”

 

Kyuhyun memajukan badannya dan mengusap rambutku pelan dengan penuh perasaan, “tenanglah, ada aku disampingmu. Aku akan menjagamu,” ucapnya lalu mengecup tangan ku, ah pasti wajahku langsung memerah….

 

“em, oppa.. besok aku sendirian di dorm, aku takut,”

 

“mwo? Aku akan ke dorm mu besok, aku akan menjaga mu, Seonnie, seperti yang aku bilang.” Kyuhyun tersenyum, senyumnya yang dalam sekejap saja bisa melelehkan hatiku –dan mungkin yeoja yeoja lainnya-.

 

 

Author’s

 

Bel berbunyi tak lama setelah para unnie nya pergi meninggalkan dorm, Seohyun segera berlari ke pintu, ia mengira salah satu dari unniedeul nya balik lagi untuk mengambil sesuatu. Ternyata ia salah, selembar kertas tergeletak didepan pintu. Ia melihat sekeliling, dan kosong. Tak ada seorang pun disana. Dengan takut-takut ia mengambilsuratitu dan membawanya masuk ke dalam tanpa menyadari ada seseorang yang mengamati nya sambil menyeringai.

 

Di dalam dormnya, Seohyun membacasuratitu dengan hati-hati.

 

Temui aku sekarang di lapangan tennis dekat dorm mu atau Kyuhyun akan celaka.

 

Glek. Seohyun menelan ludahnya. Apa yang harus ia lakukan? Pergi menemui si pengirimsurat? Tidak, itu terlalu berbahaya, kalau itu adalah si pembunuh bagaimana? Tapi kalau ia tidak menemui nya, Kyuhyun akan celaka. Tentu saja ia tidak mau itu terjadi.

 

“ah!” seohyun berteriak pelan, ia benar-benar bingung.

 

Lalu ia teringat seseorang. Ya! Aku bisa minta tolong pada Vic unnie~ ia bersorak dalam hati lalu mencari-cari namaVictoriadalam kontaknya dan menelfon pemilik nomor tersebut.

 

“Unnie! Unnie! Tolong aku! Aku takut,” cerocos Seohyun langsung begitu yang disebrang mengangkat telfonnya.

 

“ada apa Seohyun?Adaapa?” tanyaVictoria–pura pura- panik.

 

“aku takut, unnie! Orang gila itu mau menemui ku! Aku takut! Unnie tolong kesini, jebaaaaaal,” Seohyun memohon.

 

DisebrangsanaVictoriatersenyum senang, rupanya ia tidak harus repot-repot, mangsanya sendiri yang mengundangnya duluan.

 

“iya, iya, unnie kesana. Kamu jangan kemana-mana, ya!” sahutVictoria. Klik. Telfon terputus, Seohyun mendudukan dirinya di sofa, huffft~ ia menghembuskan nafas lega.

Sekarang aku ‘tak akan kenapa-napa, pikirnya.

 

Salah besar Seohyun.

 

 

Ting tong-

 

Bel berbunyi. Seohyun hampir menjerit senang karena akhirnyaVictoriaakan datang menemaninya.

 

“unnie! Akhirnya unnie datang, aku sudah tidak sabar!” sorak Seohyun sambil memelukVictorialalu melepasnya kembali.

 

“aku juga sudah ‘tak sabar,” victoria menyeringai, seohyun agak merinding melihatnya.Victoriamenutup pintu dan mendekati Seohyun sehingga ia harus mundur beberapa langkah.

 

“e –eh?Adaapa unnie-ya?” seohyun memandang takutVictoriayang terus melangkah maju, sifatnya tiba-tiba berubah drastis, pandanganVictoriabukan lagi pandangan ramah yang selalu ia tunjukkan.

 

“aku punya hadiah untukmu,” victoria tersenyum, senyum yang ‘tak dapat dilukiskan artinya. Seohyun memandang yeoja berponi itu bingung, “a –apa, eonnie?” tanyanya.

 

Victoriatertawa lebar, yang dapat membuat Seohyun merinding. Sekarang ia sudah terpojok ke tembok. Lalu victoria menatap Seohyun lekat dan tangannya mengeluarkan benda tajam dari balik jaketnya.

 

Rasa takut Seohyun memuncak, ia bertanya dengan takut-takut, “I –itu untuk a –apa, un –nie?”

 

“untuk membuatmu menyesal,” jawabVictoriasambil memandang Seohyun dengan tatapan membunuhnya.Victorialalu memasukkan tangannya ke dalam jaket yang ia pakai lalu mengeluarkan sebuah kertas, “apa kah kau tidak bisa membaca ini?” ia memperlihatkan isi kertas itu tepat di depan mata Seohyun lalu melanjutkan, “’kansudah kubilang, stay away from MY Cho kyuhyun or you will die.”

 

Mata Seohyun membelalak lebar sekali, bola mata nya nyaris keluar. “jadi itu unnie?” tanyanya ‘tak percaya.

 

Victoriatersenyum, “tentu saja itu. Dan kau, akan merasakan akibatnya karena mengacuhkansuratgila ini,” ucapnya sambil melambai-lambaikan sebuahsuratlalu membuangnya ke sembarang arah, kini tatapan nya terpusat pada pisau tajam –yang sempat diasahnya-

 

“baiklah, kau harus pergi sekarang, kau hanya mengangguku untuk mendekati kyuhyun,”

 

Victoriamenyeringai dan.. ia besiap untuk menyerang Seohyun. Tapi ternyata malaikat maut tidak jadi mendatangi Seohyun, Victoria dalam sekejap saja menghentikan aktifitas nya karena ia mendengar suara orang sedang memasukkan kode ke dorm yang SNSD tempati, Victoria gegelapan, ia panik setengah mati karena takut rencana nya gagal total. Dengan satu sentakan ia menari Seohyun, lalu mendorongnya masuk ke dalam salah satu lemari yang ada, ia mengunci lemari itu. Setelah merasa cukup aman, ia keluar dari kamar dan menuju pintu keluar. Klek.

 

“noona?” itulah suara yang pertama kali terdengar setelah pintu terbuka,Victoriatersenyum, “kenapa noona ada disini?” tanya namja itu lagi.

 

“tadi aku disuruh Seohyun kesini, tapi ternyata dorm ini kosong, ‘tak ada siapa-siapa.” UjarVictoria, “emang kenapa, Kyuhyun?”

 

“aku juga mau menemui Seohyun noona,”

 

AmarahVictoriakembali bergejolak, “O,”

 

“aku masuk ya, noona? Kita menunggu Seohyun bersama-sama saja.”Kata Kyuhyun,iasudah bersiap membuka sepatunya.

 

“e –eh, ‘tak usah.. aku saja yang menunggu nya, nanti aku akan memberitahumu, Kyu,” kataVictoria.

 

“Ah, aku ikut menunggu saja, noona.”

 

“tidak, tidak, aku saja. Sudah ya kyu! Entar aku kasih tahu kalau Seohyun sudah pulang, ppyeong!” kataVictoriacepat lalu menuntun Kyuhyun untuk keluar. Dengan berat hati Kyuhyun pun keluar dan akhirnya menghilang dari pandanganVictoria.

 

Ia menghembuskan nafasnya, “hampir saja.” Lalu menutup pintu dorm SNSD kembali. Lalu sebuah ide muncul dibenaknya, ia berlari menuju lemari tempat ia menyekap Seohyun dan membukanya.

 

Seohyun terengah-engah, mulutnya sudah bersiap untuk berteriak, tapi dengan cepatVictoriamenutup mulut Seohyun, “kau mau mati, ya!?” bentaknya.

 

Seohyun menggeleng, “unnie.. unnie, jebal.. aku mohon jangan,”

 

Victoriatersenyum, “ya, tenang saja. Aku ‘tak akan membunuhmu hari ini. Sekarang kau cepat pakai hoodie mu!”

 

Seohyun menaikkan satu alisnya, “sudah cepat! Atau kubunuh kau!” bentakVictorialagi, dengan cepat Seohyun mengambil hoodienya dan memakainya.

 

“ikut aku,”Victoriaberjalan menuju pintu keluar dan mau tidak mau Seohyun menurut, “jangan mencoba kabur atau kubunuh kau!”  Seohyun menunduk. Lalu mereka berdua pun menuju tempat dimanaVictoriamemakirkan mobilnya dan memasuki mobil.Victoriamemasang lakban di mulut Seohyun, serta mengikat tangan nya. Saat baru 10menit mobil berjalan,Victoriamengambil hp nya, “kalian sedang dimana?”

 

“kami semua ada jadwal unnie, mungkin pulang sekitar jam 10an, unnie sendirian di dorm ‘tak apa-apa, ‘kan?” jawab yang diseberangsana.

 

Victoriatersenyum evil, “ne, gwaenchanayo.”

 

 

Lagi lagi, dengan satu sentakan,Victoriamendorong Seohyun masuk ke dalam lemari baju nya, ia mengikat kaki dan tangan sangat kecang, “jangan bertindak.”

 

“mmphhh.. mmphh…” Seohyun mencoba berbicara, tapi sia-sia, mulutnya sudah tertutup oleh lakban. “apa? Kau tidak mau dibunuh, ‘kan? Jadi aku akan mengurungmu disini. Arra?”Victoriatersenyum licik dan menutup lemari pakaiannya, ‘tak lupa ia mengunci lemari itu.

 

Beberapa saat, bel dorm nya berbunyi dan sepersekian detik kemudian terdengan berbagai keluhan dari dongsaeng nya. “huaaaah, capek sekali.”Victorialangsung bangkit dan menyapa mereka, “annyeong, dongsaengku~ kalian sudah makan?”

 

Mereka mengangguk, “sudah unnie…”

 

“oya, Sulli.. dan yang lainnya juga, jangan membuka lemari pakaianku ya. Arra?”

 

Mereka memandangVictoriaheran, “memang kenapa unnie?” tanya Sulli.

 

“tadi ada bau busuk gitu, kayaknya ada bangkai tikus gitudeh. Jadi jangan dibuka ya?” kataVictorialagi. para dongsaengnya pun mengangguk dan memasuki kamar masing-masing, Sulli yang sekamar denganVictoriabertanya, “kenapa bangkai tikus nya gak dibuang aja, unnie?”

 

“besok besok saja, kita panggil CS gedung ini.”

 

“O, geurae, aku tidur dulu ya unnie… aku lelah,”

 

“ne, ne, aku juga mau tidur.”

 

LaluVictoriateringat sesuatu Seohyun pasti belum makan seharian, apa ia sudah tidur sekarang? Dalam hati ia tertawa, ah sudahlah, biar dia mati kelaparan.

 

 

“unnie.. unnie.. bangun,” Luna, Amber, Sulli, dan Krystal serempak menggoyang-goyangkan tubuhVictoriayang masih diam tak bergerak, lalu perlahan mata yeoja itu terbuka, “wae?”

 

“kita disuruh ke SM Buliding sekarang, katanya ini gawat.” Jawab Amber.

 

“eoh? Aku belum mandi,”

 

“kami juga, tapi katanya ini darurat unn, kita harus cepat!”

 

“arra, arra.” Dengan malasVictoriabangkit, ia ke kamar mandi untuk mencuci muka dan menggosok gigi. Tak lama kemudian, “kajja!”

 

 

Member f(x) memasuki ruangan rapat yang di dalam nya sudah ada Kim Youngmin, Lee Soo man, member Super Junior, member Snsd –minus Seohyun tentu saja-, SHINee, dan sunbaedeul mereka tentu saja. Mereka menarik bangku yang tersisa lalu duduk.

 

Kim Youngmin berdehem, “jadi.. Seohyun SNSD menghilang sejak kemarin. Ia ‘tak pulang. Sejak member SNSD memberitahu kami tentang Seohyun yang menghilang, kami sudah mengontak orang tua nya dan kerabat-kerabatnya, tapi mereka mengaku ‘tak melihat ataupun bertemu Seohyun sama sekali.”

 

Yoona menangis, dan semua member SNSD memasang tampang sedih, terlebih lagi taeyeon.. dia merasa tidak bertanggung jawab sebagai leader. Member Super Junior dan SHINee pun sama, terlebih lagi Kyuhyun, ia terus menunduk.

 

“apa ada yang melihat Seohyun?” tanya Lee Soo Man, semua yang ada diruangan itu pun menggeleng, “tidak,” hampir semua menjawab begitu.

 

Lee Soo man mendesah, “baiklah. Kami akan mengerahkan bantuan polisi untuk mencari Seohyun, sebisa mungkin kami menghindari agar masalah ini ‘tak tersebar ke publik,” lanjutnya.

 

Hening. Ruangan itu hening. “kalian boleh kembali ke dorm kalian. Gamsahamnida.” Tutup Kim Youngmin, lalu ia keluar diikuti LeeSooMan.

 

“jangan-jangan pembunuh itu datang lagi..” ucap Jessica nyaris berbisik, tapi semua orang yang masih ada diruangan itu mendengarnya, “itu.YangmembunuhParkShima,” lanjutnya.

 

“seperti nya kita semua harus hati-hati,” pesan Leeteuk pada hubaenya, “kajja, kita semua kembali ke dorm, jangan lupa mengunci pintu.”

 

Mereka semua mengangguk, “tenanglah Taeng, ini bukan salahmu.” Leeteuk mengusap kepala Taeyeon.

 

SedangkanVictoriamendekati Kyuhyun yang masih duduk, “sabar, Kyu-ah,” ia menepuk bahu Kyuhyun pelan sambil tersenyum manis.

 

“aku khawatir, noona,” ucap Kyuhyun lirih.

 

Victoriamencoba untuk tersenyum, “aku yakin ia akan segera kembali, SM akan mencarinya, kau tenang saja, oke?” lalu ia memeluk lengan Kyuhyun. Kyuhyun yang mendapat perlakuan seperti itu menjadi risih dan akhirnya berlalu tanpa mengucapkan sepatah kata pun.Victoriamenatap namja itu gemas. ‘bahkan dia masih mengabaikan, ku!?’

 

 

Victoriamengunci pintu kamarnya, lalu membuka lemarinya. Ia hampir tertawa kegirangan melihat Seohyun yang sudah terkulai lemah di lemari, tentu saja! Sudah 3 hari –sejak ia diculik olehVictoriadari dormnya- Seohyun tidak makan. “sabar ya, kemarin SM sudah mengerahkan polisi untuk mencarimu, tapi mereka ‘tak menemukanmu!” victoria tertawa, Seohyun mentapnya lemah.

 

“aku akan menemui Kyuhyunku sekarang, daaah!” laluVictoriamenutup dan kembali mengunci lemari itu.

 

“saengiii! Aku pergi dulu, ya!” teriak Vic lalu membuk pintu keluar.

 

 

“sudahlah lupakan saja dia, mungkin dia tidak akan pernah kembali,” ujarVictoriasantai sambil mengaduk-ngaduk kopi.

 

Kyuhyun menggebrak meja pelan, “apa yang noona katakan!” ia menatapVictoriageram.

 

“ya, bisa saja ia sudah mati dibunuh oleh si pembunuh itu,” ucapVictorialagi, masih sama santainya dengan yang tadi.

 

Kyuhyun memandangn Vic tidak percaya, “jangan mengatakan itu noona! Kenapa kau…?”

 

“ah ani, itu hanya hipotesis ku, ‘kok.” JawabVictoriadingin, ia kesal setengah mati karena Kyuhyun masih memikirkan Seohyun.

 

“sudahlah! Noona masih bisa mengajak ku jalan-jalan dalam kondisi seperti ini? Kau gila!” desis Kyuhyun.Victoriatersentak mendengar kata-kata Kyuhyun, “sudahlah, aku mau mencari Seohyun.” Ucap Kyuhyun sambil berlalu.

 

Sekarang amarhVictoriasudah naik ke ubun-ubun, ‘bersiaplah untuk mati, Seohyun!’

 

 

Vic menjambak rambut Seohyun, Seohyun yang sudah tidak makan dan minum 3 hari hanya bisa diam tak melawan, ia pasrah.Victoriapun tersenyum senang karena Seohyun sama sekali tak berkutik. Ia menyeret Seohyun ke ruang tengah.

 

“bahkan Kyuhyun tidak menggubrisku dan mengatai aku gila!”Victoriamulai meracau tak jelas, “kau harus mati sekarang juga!”Victoriamengeluarkan pisau, dan bersiap melancarkan aksinya.

 

Jleb… satu tusukan sukses mendarat di punggung Seohyun, ia menjerit tertahan, “unnie, unnie, apa yang aku lakukan…”

 

“membunuhmu, sudah jelas, bukan?” victoria tersenyum senang.

 

“unnie, jangan unnie sakit… sekali,” ucap Seohyun.

 

“sakit? Itulah yang kurasakan jika Kyuhyun dekat dengan yeoja lain, termasuk denganmu. Jadi kau harus merasakannya juga,”

 

“unnie-ya, unnie-ya…” Seohyun kembali mengerang saatVictoriamelancarkan tusukan kedua nya pada dada Seohyun, Seohyun kesakitan dan terkulai lemas di lantai. Ia sudah kehilangan banyak darah.Victoriabelum puas, ia menusuk dan menusuk lagi hingga tubuh mulus Seohyun terganti dengan beberapa lubang….

 

Krek, terdengar suara pintu dibuka, tapiVictoriatidak mendengarnya, ia terlalu sibuk menikmati pemandangan didepannya. Tapi, seohyun belum meninggal, ia menyadari ada yang membuka pintu dan melihat seorang namja tengah menatap nya kaget. Seohyun tersenyum kepada namja itu dan.. kedua matanya tertutup.

 

“akhirnya kau mati juga! HAHAHAHA,” tawaVictoriamenggelegar, ia menendang Seohyun untuk memastikan, dan ya.. Seohyun sudah lenyap seperti yang di inginkan Song Qian.

 

Victoriaberanjak dan mengelap pisau yang tadi ia gunakan dengan sapu tangan nya, dan melemparkan benda tajam itu ke dekat Seohyun. Ia mengelap sepatu nya yang terkena darah dan lagi-lagi tertawa. Tapi tawanya berhenti, ia melihat sesosok namja di ambang pintu, mukanya pucat pasi.

 

“noona? Apa.. ya –yang kau la la –lakukan?” tanya namja itu tergagap.

 

Victoriamaju mendekati namja tersebut, “apa kau ‘tak pernah membaca surat-surat ku? Sudah kubilang jangan dekat-dekat yeoja lain.” Ia mencondongkan badannya dan berbisik tepat di telinga namja itu, “sekarang kau milikku seutuhnya, Cho Kyuhyun.”

 

THE END.

 

Victoria: YA! Author.. kenapa aku yang imut ini jadi peran psikopat kayak gitu?

 

Author: hehehe~ pengen aja, sekali kali gitu aaah

 

Victoria: authorrrr! *ngepalin tangan* *maju satu langkah*

 

Author: Yaa, kamu mau ngapain Victoria? *gegelapan*

 

Victoria: *menyeringai*

 

Yakk readers author kabur dulu yak sebelum di apa-apain sama victoria! Bye!

 

 

15 comments on “Stay Away From my Cho Kyuhyun [2/2]

  • Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: