On My Mind (part 4)

Published December 26, 2011 by GaemShal♥ (shalsasya)

Author: shalsasya

Genre: Romance

Length: Chaptered

Rating: General

Main Cast: Cho KyuHyun (Super Junior), Kim Jesang (OC)

Support Cast: SeoHyun (SNSD), Kim Ryeowook (SuJu), Kim Taeyeon (SNSD), and others member from Super junior, SNSD, and SHINee.

–Sebelumnya–

Kuedarkan pandanganku ke sekeliling kamar, lalu pandanganku terpusat pada sebuah tumpukan majalah. Aku mendekati tumpukan majalah itu, lalu mengambil asal satu majalah, ah ternyata ini edisi lama, 1tahun yang lalu! Tapi tak apa lah, daripada tidak ada kerjaan..

Dengan lihai mataku mulai bergerak mengikuti bacaan yang terdapat di halaman demi halaman majalah ini, dan saat membalikkan ke halaman berikutnya… aku hanya bisa membelalakkan mataku karena saking kagetnya dengan apa yang kubaca.. ini.. tidakmungkin!

–selanjutnya–

Tidak, tidak ini.. tidak mungkin! Jadi setahun yang lalu dia..? argh! Kepalaku pusing membaca artikel utama dari majalah ini…

Cho KyuHyun, calon maknae Super Junior terlibat dalam kecelakaan beruntun. Seluruh fans dari seluruh dunia harap harap cemas menunggu kabar selanjutnya. Dan ternyata, Cho KyuHyun mendapatkan patah tulang di beberapa organ tubuhnya, dan ia menderita amnesia, ia kehilangan ingatan jangka panjangnya.

Nafasku agak terhambat setelah membaca ini.. kenapa? Kenapa tidak ada satupun orang yang memberitahunya kepadaku? Aku memangis frustasi di kamarku.. kenapa dia harus amnesia? Kenapa dia hanya melupakanku?

Tuhann tidak adil! Aku menyalahkan tuhan seenaknya, hussss tidak boleh begitu Jesang, mungkin tuhan punya rencana lain untukmu dan kyuppa, bisik suara hatiku. Ya, mungkin.. kalau kyuhyun seumur hidup tidak mengingatku kembali bagaimana? Bagaimana? Apakah kyuhyun bukan takdirku?

Dengan langakah lemas, aku berjalan lunglai ke arah kamar wookie oppa, aku tidak peduli sudah selarut apa malam ini. Aku penasaran! Aku mengusap pipiku, lalu membuka pintu kamarnya.

“Jesang? Apa yang kau lakukan? Kau bermimpi buruk? Ini sudah jam 2 malam. Atau kau ketakutan?” pertanyaan pertanyaan wookie oppa membuatku menangis, tak tahu kenapa.. aku hanya ingin menangis, menumpahkan semua rasa kecewaku.

“gawencahanyo jesang~ah? Kenapa menangis?” wookie oppa buru-buru turun dari tempat tidurnya dan memelukku

“aku.. aku sudah tahu, oppa” ucapku lirih

“tahu apa?” wookie oppa dengan keadaan yang masih memelukku, mengelus pelan rambutku

lalu, aku duduk di ranjang wookie oppa, “aku tahu kalau kyuhyun..”

“yaaa?” wookie oppa mengikutiku, sekarang kami berhadapan

“kyuhyun amnesia, kan?” wookie oppa tersentak mendengar perntanyaanku yang lebih mirip sebuah pernyataan.

“k…kau? Tahu darimana jesang~ya?” matanya menunjukkan rasa bersalah

“aku membaca nya dari majalah yang ada di kamarku..” jawabku lirih

“mian.. mian jesang~ya.. aku menyembunyikan nya darimu.. mian, jeongmal mianhae” kata wookie oppa lalu memelukku lagi

“ne, aku tidak apa apa, oppa”

lalu wookie oppa melepaskan pelukannya dan menatap ku lekat lekat, “kau bohong”

“ani, aku tidak bohong!” aku memaksakan seulas senyum, wookie oppa masih menatapku lekat, “aku.. aku tidak bohong oppa…” aku berusaha keras untuk menahan air mataku

“kau bohong jesang~ya.. kau tidak bisa membohongi oppa mu sendiri” sekarang tatapan wookie oppa melembut

“pinjam pundakmu ya, oppa” lalu aku menangis dengan puas di pundak wookie oppa.

“lalu? Apa yang akan kaulakukan terhadap kyuhyun, jesang~ah?”

“entahlah, oppa” ucapku masih selirih yang tadi, tak lama kemudian aku terlelap dalam pelukan wookie oppa.

Secercah cahaya masuk melewati celah-celah mataku, aku memandang sekeliling. Ah ya, baru aku ingat tadi malam aku tidur di kamar wookie oppa, dan hah? Sudah jam 11? Oke, pasti dibawah eomma udah marah-marah karena ke kebo-an ku. Aku berjalan ke kamarku, lalu aku berjalan lunglai ke kamar mandi, aku mendapati seorang yeoja dengan wajah kacau disini, rambut acak-acakan, dan matanya yang sangat bengkak. AH ya, aku lupa kalau ini cermin, jadi yeoja yang tadi kulihat adalah diriku sendiri. Ha Ha, tampangku kacau begini hanya karena seorang namja tak berperasaan? Bahkan Cho KyuHyun tak pernah memikirikan mu sama sekali, Jesang!

Setelah ‘membetulkan’ penampilanku, aku berjalan ke bawah, menuruni tangga. Dan saat mau memasuki ruang makan, aku menghela nafasku sebentar, lalu kembali berjalan dan mencoba setenang mungkin.

SIING. Sepi, tak ada seorangpun disini, jadi kemana orang-orang!?

“Bibi, eomma dan appa kemana?” aku bertanya pada salah satu pelayanku

“Mereka sedang pergi, nona. Tadinya mereka mau mengajakmu tapi tak tega membangunkanmu”

“oooh, kalau wookie oppa kemana?”

“Tidak tahu, nona. Tapi seperti nya mereka pergi berkeliling” pelayanku menjawab seadanya.

Jadi? Masa aku melumut begini di rumah? Huhh, aku menghabiskan sarapan yang sudah dibuatkan pelayanku. Bingo! Aku akan pergi ke pantai saja, sudah lama tak mengunjungi pantai itu! Ya, ya, kim jesang memang pintar.

Jesang memakirkan mobil nya tak jauh dari tepi pantai. Setelah memakai sunglasses nya, jesang melangkah keluar mobilnya. Angin hangat khas pantai langsung menerpa wajahnya membuatnya sedikit relax. Tanpa basa-basi lagi, Jesang melepas heels nya lalu berjalan menyusuri pasir putih yang lembut.

“Oppa, pasir ini membuat kaki ku kotor. Aku tidak suka pasir” Jesang merungut kesal, KyuHyun dengan sabar menjawab, “wae? Nanti kan bisa di cuci Sang~ya”

“ani oppa! Aku tidak suka pasir, aku tidak suka pantai. Ayo kita pulang”

“sebelum pulang kau harus menuruti perintahku dulu”

“apa itu oppa?” jesang menaikkan satu alisnya

“sini, kau harus meraba pasir ini dulu, baru kita pulang”

“gakmauuu”

“harus! Sini sini!” KyuHyun menjatuhkan segenggam pasir putih ke tangan Jesang

“andwae, oppa! Andwae, oppa.. pasir ini…”

“pasir ini apa?” KyuHyun tersenyum penuh kemenangan

“ternyata pasir ini lembut!” Jesang berbinar, tidak lagi takut untuk menyentuh pasir yang halus nan putih di pantai ini

Jesang tertawa miris saat mengingat bahwa dulu nya dia hampir membenci pasir dan pantai kalau saja kyuhyun tidak mencegahnya. Kyuhyun merubah hidupnya.. Kyuhyun merubah hidupnya, segalanya menjadi indah.. Kyuhyun sangat berarti baginya..

Jesang duduk di tepi pantai, ombak-ombak kecil menyentuh kaki nya yang merapat menyembunyikan kepala nya, ya, ia menangis. Lagi-lagi karena memikirkan Kyuhyun. Memikirkan namja yang sama sekali tak memikirkan nya. Apakah ia bodoh? Ya, cinta membuatnya menjadi bodoh. Tapi cinta harus diperjuangkan, bukan?

Tanpa Jesang sadari seorang namja tengah memandangnya dengan mimik muka yang menunjukkan kekhawatiran, namja itu mendekati Jesang dan duduk disebelahnya, tanpa mengucapkan apapun, ia hanya duduk diam di samping Jesang, mendengarkan isak tangis yeoja disebelah nya yang berpadu dengan desiran ombak.. isak tangis ini rupanya membuat namja itu ikut merasakan sakit. Akhirnya ia memberanikan diri untuk bertanya…

“waeyo, Jesang~ya?”

Mendengar namanya dipanggil, Jesang mendongakkan wajahnya dan melihat sesosok namja tampan yang menyebabkan air matanya berjatuhan seperti ini. Setelah tenang dan menghapus air mata, Jesang menjawab..

“Gwaenchana. Aku hanya ingin menangis”

KyuHyun merasa sedih melihat yeoja didepannya menangis, hati nya ikut terkoyak saat itu juga.

“Jesang…” kyuhyun meyakinkan diri untuk memberitahu Jesang kalau ingatan nya sudah kembali.

“ne?”

“aku….”

hampir saja aku mengucapkan kata kata selanjutnya kalau saja hyung hyung ku tidak datang! Ergh, padahal tadi timing yang sangat tepat! Rutuk kyuhyun dalam hati

“Jesang~ah! Kyu~ah!” teriak Shindong dengan remah remah keripik di pipinya

“Jesang~yaaaaaa” Leeteuk mengelus rambut Jesang ketika itu juga, sontak 1 pasang mata langsung memasang mimik tak suka.

“hey, oppa”

“bagaimana kalau kita main volley? Udah lama gak olahraga nih!” seru donghae

That should be me holding your hands

that should be me making you laugh

Suara merdu Justin Bieber mengalun dari handphone Jesang, “hem, tunggu dulu oppa” ia lalu mengangkat telfon di hpnya, ternyata Ha Rin

“yoo, ha rin~ah?” kataku riang

“yoboseo, jesang~ah, kau harus pulang!”

“wae?” alis jesang mengerut

“k..kita! Butikmu ditawari kerjasama dengan perusahaan agensi terkenal, Jesang!” suara Ha Rin terdengar agak tercekat, hmm mungkin ini proyeek besar

“oke, aku akan sampai di Seoul malam ini dan ke butik besok pagi. Ppyong!” aku menekan tombol merah dalam satu sentakan dan berlari kecil ke arah oppadeul super junior, “mian oppa, aku harus kembali ke Seoul”

“wae, Jesang~ya?” wookie yang pertama bertanya, heran karena adiknya tiba-tiba memutuskan untuk pulang

“ada proyek penting, oppa. Antarkan aku ke rumah dong oppa? Setelah itu ke bandara” pinta Jesang kepada oppa nya, wookie hanya mengangguk dan mengambil alih kunci mobil dari tangan Jesang.

“kalau begitu, sampai jumpa di Seoul oppa oppa!” pamit Jesang kepada seluruh member Super Junior, terlihat jelas sirat kekecewaan dari mata kyuhyun.

Jesang POV

Errrh, badanku pegal-pegal semua! Untungnya jetlag ku tidak kambuh, kalau kambuh…huh, kacau semua. Sudah jam 11? Hm, aku harus segera mandi. Setelah memakai dress pink pastel jepit dengan warna senada aku turun kebawah

“mau kemana jesang?” tanya tae eonni dari dapur

“butik, aku pergi dulu ya”

aku segera melesat dengan bmw ku, yaaa! Aku sedikit ngebut karena penasaran dengan proyek penting apa yang dibicarakan dengan Ha Rin kemarin. Untungnya jalanan sedang lenggang, aku tiba di butikku 10 menit lebih cepat.

Setelah sampai di ruanganku, aku menekan tombol angka 3 di hp ku, speed-dial untuk ha rin,

“ha rin aku sudah sampai,cepat ke ruangan ku!” klik, tak sampai 1 menit, Ha Rin sudah sampai dihadapanku. “nah, sekarang kau harus memeberitahunya kepadaku”

“ne, nona.. kemarin aku menggantikan mu untuk rapat dengan pihak mereka, tak apa kan?”

“ne, lagipula kau kan sekertaris ku, tak apa lah”

Ha Rin meletakkan beberapa map yang dari tadi ia pegang, “kau harus baca ini dulu”

Jesang mengambil map dari tangan Ha Rin dan membaca satu demi satu kertas yang ada di dalamnya.

“Omooooo! Kau pasti bercanda Ha Rin~ah, ini proyek yang sangat………..menyebalkan” aku mendengus kesal, aku kira proyek penting itu apa taunya….

“wae?” ha rin menaikkan satu alisnya, “lihat bayaran nya, ini nilai yang sangat besar jesang~ya!”

hampir saja aku menolak hubungan kerjasama ini kalau aku tidak melihat berapa total bayarannya, “hmm…iyasih. Tentu aja besar, mereka ini kan SMEnt”

“lalu? Kenapa kau bilang proyek ini menyebalkan? Mana mungkin kau bilang mendapat uang sebanyak ini adalah hal yang menyebalkan…aku tahu kau orang yang sangat kaya, jesang~ah.. tapi tak ada salahnya kan kita menerima tawaran ini?”

“ANIII! Bukan itu yang aku permasalahkan” lagi lagi, aku mendengus

“lalu?” Ha Rin tambah bingung

“kau tidak tahu model nya siapa Ha Rin~ah? Lihat, oppadeul dari Super Junior!”

“MWOOOO? Bahkan aku belum baca sampai bagian itu. Kalau begitu tawaran ini menjadi 100 kali lebih menarik, aku akan bertemu sungmin oppa ku! Aigooooo. Kita harus menerima tawaran ini, ya? Ya, ya?” Ha Rin memasang puppy face nya, kalau udah berkaitan dengan biasnya pasti dia akan bertingkah sejinak ini.

Aku menghela nafas sejenak, bukannya tak mau tapi.. hanya saja, aku takmau bertemu dengan kyuhyun! Alasan yang logis, bukan?

“ne, aku akan meneyetujui tawaran itu” aku membaca ulang berkas tadi dan mencari contact person mereka, yap, aku menelfon manager suju untuk menyatakan persetujuanku.

“Yoboseo? Ini Jesang, Kim Jesang” aku mengawali percakapan

“kim jesang? Hmm, jadi kau mau menerima tawaran ku? Menarik bukan?”

“ne, aku terima. Kapan pemotretannya dimulai?”

Setelah menyetujui tempat dan waktu pemotretan aku menutup telfon itu. Huhh, sepertinya hari esok akan lebih mengagetkan.

Setelah memakan eskrim kesukaanku disebuah cafe favoritku, aku kembali menghidupkan bmw ku untuk pulang. Sepertinya sedang ada tamu dirumahku, banyak sekali pasang sepatu didepan pintu. Hm? Aku membuka pintu dan… ya! Ada 14 orang diruangan ini.

“Jesang, akhirnya kau pulang juga! Aku merindukanmu, tahu?” Leeteuk oppa adalah orang pertama yang menyambutku, dan ooow…dia mencium puncak kepalaku. Kenapa dia melakukannya dihadapan semua oppadeul super junior? Pasti mereka bisa melihat semburat merah diwajahku. Dengan takut takut aku melirik kyuhyun oppa dari sudut mataku, huffft ternyata dia sedang asyik menonton tv.

“makan dulu sana, aku sudah membuatkan mu steak kesukaanmu” wookie oppa menyuruhku untuk makan, memang seorang oppa impian.wkwkw-_-

“ne oppa, gomawoyo”

aku berjalan ke dapur dan mendapati shindong oppa sedang sibuk dengan makanannya sampai-sampai tidak memperhatikanku, hahah pantas saja badannya subur. Tapi subur subur tetap saja tak kalah ganteng~ setelah mengambil makanan aku kembali ke ruang tengah dan mencari tempat yang kosong. Sial! Seluruh permukaan ruang tengah ku yang luas sudah dipadati oleh segerombolan mahluk kece, taeyeon eonni sedang bermain kartu dengan hyuk~oppa, hae~oppa, yesung~oppa, dan sungmin~oppa. Sedangkan yang lainnya sibuk mengobrol. Apa kah akuharus duduk di sofa samping kyuhyun? Itu satu-satunya tempat kosong. Tak ada pilihan lain, aku duduk disampingnya dan mencoba untuk makan dengan tenang. Kyuhyun oppa masih sibuk menonton tv dan tidak melirik ku sedikitpun padahal di tv hanya ada iklan. Seserius itukah dia sampai iklan juga ditonton dengan seksama? Oke, jesang, kau harus makan sekarang dan jangan mengurusi kyuhyun, perintahku pada diriku sendiri.

Tak lama kemudian, “kau suka pedas, Jesang? Setahuku dulu kau tidak suka pedas” kyuhyun oppa tiba-tiba bertanya, mwo? Dulu? Memangnya dia sudah ingat? Hahah, tidak mungkin. Pasti dia tahu dari wookie oppa kalau dlunya aku tidak suka pedas.

“Ah itu dulu. Sekarang aku menyukai makanan pedas, oppa” aku menjawab pertanyaan nya setenang mungkin dan memberi penekanan pada kata “DULU”

kyuhyun oppa tertawa tidakjelas lalu melanjutkan, “ku kira kau masih sama”

aku mencoba memastikan pendengaranku, “maksudnya?”

“tidak, tidak apa-apa” sial! Dia tidak mau memberitahuku, apakah itu berarti gumaman yang barusan benar?Ha Ha, tidak boleh berharap secepat itu jesang!

“jadi, kita akan bertemu lusa Jesang~ya?” leeteuk oppa memanggilku dan berbicara dengan suara keras, membuat perhatian terpusat kepada kami -aku, dan leeteuk oppa-

“eh?” alisku mengerut, tanda bahwa aku sedang kebingungan. Aku tidak ingat pernah membuat janji bertemu dengan leeteuk oppa besok lusa. Atau aku terlalu lelah bekerja dan menjadi pikun?

“kau belum tau? Manager nim memberitahu kami kalau pemotretan dengan pakaian brand butikmu dimulai lusa, nanti”

Oh itu, kalau itusih aku ingat. “ne, oppa. Jangan telat ya! Dan untuk oppadeul sekalian juga jangan sampai telat, ya!”

“ahaha, tenang jesang~ya. Aku tidak akan pernah telat untuk bertemu dengamu”

YA! kenapa leeteuk oppa selalu mengeluarkan kata-kata mautnya?

“Leeteuk hyung pdkt mulu, nih” ucap yesung polos, disusul ledekan-ledekan lainnya dari berbagai arah yang semakin membuat wajah jesang dan leeteuk memerah. Sedangkan seorang namja menggerutu kesal melihat cinta pertama nya dari kecil digoda oleh leadernya.

Suasana taman ini terlalu sepi, tempat ini seakan hanya dipesan untuk kamu berdua. Angin khas musim dingin memeluk pelan bahuku, dinginyaaaa.

“kau kedinginan jesang~ya?” kyuhyun bertanya kepadaku dan semakin mengeratkan pelukannya.

“sekarang sudah lebih hangat, oppa” aku membalas pelukannya.

“saranghae Jesang~ah, jeongmal sarangahae” ucap kyuhyun tiba-tiba lalu mengecup pelan kening Jesang

‘aku tahu, oppa. Nado saranghae” aku tersenyum senang setelah mengucapkannya

Lalu, wajah kyuhyun oppa mendekat…mendekati wajahku dan…..seketika wajah tampan kyuhyun oppa lenyap dan digantikan oleh wajah aegyo eonni ku

“mau mimpi sampai kapan, Jesang!?”

setelah mendapatkan nyawaku kembali, aku melihat eonni ku dan mendecak sebal. “kenapa eonni membangunkanku? Mimpiku hampir klimaks, tahu!” aku melempar pandangan sengit kearahnya.

“huhh, lihat jam berapa sekarang, pabo! 1 jam lagi pemotretan mu akan di mulai dan si nona pemilik butik ini baru bangun?”

“MWOOOO? Kenapa kau baru membangunkan ku sekarang, eonni?”

dengan satu sentakan aku menyambar handukku, mandi, dan berpakaian rapi. Aku memakai pakaian dengan style kasual andalanku, nyaman tapi mempesona! Aku berkaca sekali lagi..

“sudah cantik, pabo! Mentang-mentang mau ketemu kyuhyun, nih aku bikinin bekal, kasih ke wookie juga, ya?”

“arra”

Setelah pamitan pada eonni ku, aku melesat ke lotte world. Ya, aku dan manager Nim -manager SuJu- sengaja memesan lotte world untuk pemotretan kali ini. Shit! Lampu merah, aku menekan angka 3 di hpku,

“yoboseo, ha rin~ah, pakaian untuk oppadeul suepr junior sudah kaubawa?”

“ne, sudah kubawa dengan van. Sebentar lagi aku sampai”

“oke, gomawoyo ha rin~ah”

aku menekan tombol merah dan keluar dari mobilku. Ternyata manager nim beserta semua member suju sudah ada disana, dan ada beberapa kru dan fotografer dari SMEnt. Ya, manager Nim menawariku untuk memakai ‘anak-anak’ nya untuk menjadi model pakaian rancanganku untuk summer edition kal ini.

“annyeong oppa” aku membungkukkan diriku sebagai ucapan salam dan membungkkukan diriku ke arah manager nim.

“semua sudah lengkap, jesang~ssi?” manager Nim bertanya kepadaku

“belum, tunggu sekertaris ku dulu…itu dia!” aku menunjuk sebuah van dan, “hey oppa… sekarang kalian harus ke van itu dan berpakaian” aku memberikan perintah kepada oppadeul suju, ya, aku harus bersikap profesional. Fokus fokus! Tidak boleh terkesima oleh ketampanan namja bernama cho kyuhyun.

Selagi oppadeul suju berpakaian, ha rin mengahmpiriku. “omooo! Tadi aku berbicara dengan minnie~oppa, jesang!” ia memekik tertahan

“hahaha, kau harus berkenalan dengannya ha rin~ah, nanti aku akan mengenalkanmu” tawarku

“yeee! Jesang baik, deh!” serunya

“barutau? Huhh..kau ini kema-” kata kataku terputus ketika melihat cho kyuhyun dengan santainya keluar dari tenda tempat ia berganti pakaian, tidak tahu ya kalau wajahmu itu begitu menyilaukan, Cho Kyuhyun? Baju rancanganku yang diapadukan dengan wajahnya yang tidak diragukan lagi kegantengannya sangat, uhm, amazing! Karena terlalu sibuk memperhatikannya, aku jadi tidak sadar dan tahu-tahu saja dia berjalan ke arahku, dan berkata, “kau terpesona dengan penampilanku ya, jesang?” katanya sok cool, glekkk kau tahu tampangmu itu sudah sangat perfect tuan cho, kenapa malah bertanya!?

“ani, aku hanya memperhatikan jet coaster di belakangmu itu” elakku sambil menunjuk sebuah jet coaster yang sangat tiinggi

“kau berbohong jesang! Jangan kira aku tak tahu, aku ini temanmu sejak dulu, pabo!”

lagilagi aku tercengang, lagi-lagi dia menyinggung masalah itu, apakah dia sudah ingat? Atau hanya pura-pura ingat? Lalu dia mengacak pelan rambutku dan berlalu. Sangat membingungkan.

“Jesaaaang~ya, bagaimana penampilanku?” aku menoleh pada sumber suara, omoo! Leeteuk oppa terlihat gagah dengan jas itu

“kalau aku bagimana, jesangieee?” tanya donghae oppa manja

“kalau aku? Aku? Aku?” tanya sungmin oppa ikut-ikutan

“kalau aku sih ga perlu repot-repot nanya ke jesang, aku sudah tahu jawabnnya sendiri, tanpa ditanya lagi, anakbayi pun tahu kalau aku sangat ganteng dan keren” cengir eunhyuk oppa pede yang memamerkan gusi nya.

Aku tertawa kecil dan menjawab, “kalian semua tampan oppa” kataku sejujur mungkin. Siapasih yang bisa bilang kalau member super junior itu jelek?

Yap, dan akhirnya setelah 2 jam, sesi pertama pemotretan selesai.

“oppa, ini bekalmu, dibuatkan oleh taeng eonni” aku melemparkan sekotak bekal makan siang ke arah wookie oppa, “ne, gomawo, jesang” dia menangkap nya dengan sigap dan langsung memakannya. Tampaknya oppaku yang aegyo itu kelaparan. Aku beralih kepada kotak bekalku dan membukanya. Saat mau menyuap sesendok nasi ke mulut, GREPP!

Makanan yang tadi masih utuh di sendok, sudah di kunyah oleh leeteuk oppa. Aku menatapnya kaget. Bahkan ekspresi wookie oppa dan kyuhyun oppa sama kagetnya dengan ku,

“mian jesang.. aku lapar, hehehe” cengir leeteuk oppa, “tidak apa apa, kan?”

lalu aku tersenyum dan menjawab, “gawenchana, oppa. Kalau mau kau bisa memakan bekalku, ini..aku tidak lapar”

setelah aku mengucapkan kalimat tadi, terdengar dengusan kyuhyun oppa. YA!? Ada apa dengannya? Cemburu, tuan?

KyuHyun POV

sudah berapa kali aku mendengus hari ini? Aku muak melihat tingkah laku mu yang berlebihan itu, Leeteuk hyung! Kau selalu melakuakan skinship dengannya! Ergggh, aku harus secepatnya menyatakan perasaanku pada jesang sebelum leeteuk hyung merebutnya dariku. Sial! Kenapa dia senekat itu? Apakah dia tidak memikirkan perasaanku? Biasanya leeteuk hyung selalu menjaga perasaan dongsaengnya, apakah itu buktinya ia terlalu mencintai Jesang? Hmm, sebelum aku mengutarakan perasaan ku pada Jesang, aku harus melakukan sesuatu dulu.

“yoboseo”

“oppa? Ada apa?” suara seo terdengar sangat gembira, untuk keseratus kalinya aku mendengus

“kau harus ke oh la la cafe sekarang. Aku mau bicara denganmu” belum sempat yeojachinguku itu membalas, aku sudah menutup sambungan telfon. Mian seo~ah, aku lelah berpura-pura lebih lama lagi..

Setelah 10 menit berlalu, datanglah seorang yeoja, ia duduk dihadapanku dan berkata, “jadi? Ada apa, oppa? Kelihatannya serius sekali?” lalu seo tertawa

“aku….kita harus putus seo”

“mwo, oppa?” Seo memastikan pendengarannya, ia sangat berharap pendengarannya salah, mending ia masuk dokter THT daripada harus menerima kenyataan pahit yang sebentar lagi menerpanya.

“Kita putus” jelas kyuhyun sedingin es, “jelas?”

“t…tapi kenapa, oppa? Apakah ada yang salah denganku? Apakah aku telah membuat kesalahan? Katakan padaku, oppa! Aku tidak akan mengulangi kesalahan itu…mian oppa mian” seo memohon kepada kyuhyun sambil berusaha membendung air matanya.

“Tidak, kamu tidak salah Seo. Aku yang salah” kyuhyun menghembuskan nafas, “mian Seo.. aku tidak pernah bermaksud untuk mempermainkanmu, hanya saja…urghh, aku lelah berakting lagi” Seo mengusap pipinya yang kini sudah terbasahi oleh air matanya, terdiam menunggu jawaban kyuhyun selanjutnya.

“aku tidak mencintaimu dari awal” kata-kata kyuhyun mencelos hati Seo, cepat-cepat ia menghapus air matanya sebelum benar-benar jatuh, “sudah kuduga” kyuhyun mngernyit tak mengerti mendengar perkataan Seo, “kau sudah mengingatnya kan, oppa?” tanya Seo langsung. Setelah mengetahui kemana arah pembicaraan ini, kyuhyun menjawab

“Sudah” katanya lirih. “hahaa, sudah kuduga. Lambat laun pasti kau akan mengingat nya oppa, dia itu orang yang sangat berharga untukmu bukan? Aku tahu dari taeng eonni. Haha! Seo paboya!” Seo merutuk dirinya sendiri

“mian Seo… jeongmal mianhae…” hanya kata maaflah yang dapat keluar dari mulut KyuHyun.

“jadi? Kau sudah bicara dengan nya, oppa?” tanya Seo, mengabaikan ucapan maaf kyuhyun, KyuHyun mendengus untuk seribu kalinya dan menjawab, “belum”

“wae, oppa? Jesang itu sempurna. Namja manapun pasti menginginkannya, aku juga iri kepadanya”

“nde, aku tahu itu” bahkan leeteuk hyung pun menginginkannya! Lanjut kyuhyun dalam hati.

“hwaiting oppa! Aku mendukung mu!”

“gomawoyo, Seo. Ini untukmu, aku yang traktir.tapi mian aku harus pulang sekarang” kyuhyun mengeluarkan beberapa lembar uang dan berlalu.

KyuHyun POV

Aku melangkah keluar kamar, yah! Perasaan ku tak pernah sebaik ini. Rasanya lega setelah tadi malam aku memutuskan Seo, bukan apa-apa tapi…aku hanya lelah berpura-pura lebih lama dengannya. Setelah mendapati dorm dalam keadaan sepi, hanya tersisa seperempat dari jumlah member kamu, aku kembali ke dalam kamar dan bergegas mandi. Setelah mengenakan pakaian ku, aku mengecek sekali lagi penampilanku. Huhh,perfecto. Kau keren sekali chokyuhyun! Pantas saja banyak yeoja yang terkapar melihatmu, haha aku memuji ketampanan ku di depan cermin.

“kemana eteeuk hyung?” kataku sambil melangkah keluar kamar

“Mollayo, tapi setahuku dia sedang tak ada jadwal sekarang” jawab kangin~hyung. Oh begitu, sekarang aku beralih ke Hyuk~hyung dan memasang tampang aegyo yang ter-aegyo dan taklupa menambahkan sentuhan puppy eyes, “mm, hyung…aku pinjam mobil mu, ya?”

“Shireo!” kata hyuk oppa tanpa memberikan kesempatan sedikitpun, dan menambahkan, “aku tidak tersentuh dengan puppy eyes mu, pabo”

aku mendengus kesal, “yaa! Dasar raja pelit! Sudah yadong pelit pula” PLETAK! 1 jitakan mendarat mulus dirambutku yang halus ini.

“minnie~hyuuuung” aku memanggil nama ‘couple’ ku dengan suara yang dibuat seimut mungkin. “ kalau kau mau kan meminjamkan mobilmu?”

“memang mobilmu kenapa?”

“lamborghini ku tersayang itu masuk bengkel hyung. Minnie hyung mau kan pinjemin mobilnya? Jebaaal, hyung ini kan King of aegyo, masa pelit sih?” aku kembali memasang puppy eyes ku,dan bingo! Sungmin hyung memang tak kuat melihat tampang aegyo ku ini, kunci mobil ferarri nya sudah kudapatkan! Dengan secepat kilat aku bergegas keluar dorm, takut minnie hyung berubah pikiran.

Saat memasuki kompleks perumahan terkemuka di Seoul, hatiku kembali berdebar. Ayolah, KyuHyun! Masa lelaki tampan seperti mu deg2an begini, sih? Tunjukkan ke-pria-an mu!(?) aku menepikan mobil ku, eh maksudnya mobil sungmin hyung sebentar, menyiapkan kata-kata yang pas untuk menyatakan perasaanku pada yeoja itu. Ya! Kim Jesang, siap siap terpukau!

-TBC-

Comment yaaa! Biar aku tau kurang nya dimana🙂

L�de’�<�:10.0pt;font-family:Tahoma’>

Kuedarkan pandanganku ke sekeliling kamar, lalu pandanganku terpusat pada sebuah tumpukan majalah. Aku mendekati tumpukan majalah itu, lalu mengambil asal satu majalah, ah ternyata ini edisi lama, 1tahun yang lalu! Tapi tak apa lah, daripada tidak ada kerjaan..

Dengan lihai mataku mulai bergerak mengikuti bacaan yang terdapat di halaman demi halaman majalah ini, dan saat membalikkan ke halaman berikutnya… aku hanya bisa membelalakkan mataku karena saking kagetnya dengan apa yang kubaca.. ini.. tidakmungkin!

TBC~

Comment yaaaa, jebal! Hargain dikit aja bisa, kan?😉

6 comments on “On My Mind (part 4)

  • Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: