On My Mind (part 3)

Published December 26, 2011 by GaemShal♥ (shalsasya)

Author: shalsasya

Genre: Romance

Length: Chaptered

Rating: General

Main Cast: Cho KyuHyun (Super Junior), Kim Jesang (OC)

Support Cast: SeoHyun (SNSD), Kim Ryeowook (SuJu), Kim Taeyeon (SNSD), and others member from Super junior, SNSD, and SHINee.

—Sebelumnya—

“jadi kau menyukai jesang, hae~ah?” pertanyaan Leeteuk membuat kyuhyun menghentikan langkahnya, tadinya ia tidak bermaksud menguping, tapi apadaya, ia penasaran

“sebegitu kelihatannya, kah?” donghae menjawab

tidak tahu mengapa, kyuhyun mulai tertarik dengan pembicaraan ini

“jadi kau mencintainya hae?” tanya leeteuk lagi, mendesak tepatnya

“ne, hyung. Sangat, sangat sangat mencintainya” jawaban donghae membuat kyuhyun agak kaget

“wae?” tanya donghae pada leeteuk

“karena aku tak akan membiarkan jesang mencintaimu, hae~ah, aku yang akan lebih dulu membuatnya mencintaiku” Leeteuk mengucapkan nya sambil berlalu.

Donghae masih terpaku, ia kaget mendengar jawaban hyung nya itu.. “oh, jadi begitu, aku tak akan menyerah, hyung” gumam donghae

MWO?

—selanjutnya—

Jesang POV

Huaaaa! Aku terengah-engah, nafasku memburu… mimpi barusan, sangat buruk! Terburuk dari yang paling buruk! Errrgh, aku memijat kepalaku, pening, pusing sekali! Mimpi barusan membuat kepalaku pusing!

“Sudah bangun?” yaaa seakan kepalaku ini belum cukup pusing, sesosok namja berdiri di ambang pintu, omoooo… wajah tampan nya membuat kepalaku pusing! *eh*

aku ingin menjawab, tetapi yang keluar dari mulut ku malah sebuah erangan

“waeyo, Jesang~ah?” KyuHyun oppa menatapku khawatir. Aaah, tatapan itu.. tatapan nya masih sama seperti dulu, teduh dan menenangkan jiwa~

“kepala ku pusing” aku menjawab singkat. “dimana wookie~oppa?” aku mengedarkan pandangan ku ke sekeliling dorm, sepi!

“Kerja, oppa mu ada pemotretan SPAO”

“kamu ga kerja, oppa?”

“ani, hanya aku yang free hari ini. Semua hyung sedang sibuk” mwooo? Jadi aku hanya berdua dengannya di dorm ini? Oke, aku gugup.

“Kajja kita sarapan! Aku sudah menyiapkan makanan untukmu, maklumin ya kalau ga seenak masakan wookie” KyuHyun memapahku ke meja makan, ini hanya perasaanku saja atau ia memang perhatian? Ahh, tidaktidak! Sadar jesang, dia sudah punya yeojachingu, lagipula dia tidak mengingatmu! Aku menasehati diriku sendiri.

Aku menatap meja makan, sudah terhiasi beberapa roti panggang dan dua gelas susu, satu susu putih dan satu susu cokelat, eh? Bagaimana bisa dia tahu kesukaan ku? Ah mungkin kebetulan~ dan hemm, hanya roti panggang? Eh, maksudku ini beda sekali dengan standar wookie oppa! Hahahah

“kenapa diam saja, jesang~ya? Kepalamu pusing banget ya? Aku bisa menyuapi mu kok” baru saja kyuhyun mengambil ancang-ancang untuk berdiri, aku menolak, “ani oppa, aku bisa makan sendiri”

“yakin?” dia menatapku masih dengan tatapan khawatir, lalu dia beranjak dan ehhh, apa yang dia lakukan? Dia mendekatkan wajah nya ke wajahku dan.. menempelkan kening nya ke keningku.. astagaaaa, kyuppa ini mau membuat jantungku copot atau apa? Pasti sekarang wajah ku sudah sewarna dengan kepiting rebus, deh-_-

“kau sedikit demam jesang…” katanya, masih dengan posisi tadi, ya keningnya masih menempel di jidatku.

“chagiyaaaaaaaaaa!” tiba tiba saja masuk seorang yeoja berambut panjang, ya yeojachingunya kyuhyun yang tidak lain dan tidak bukan adalah, seohyun! Saat meilaht posisi kami, seohyun langsung menatap kami -aku dan kyuhyun- bingung, “apa yang kalian lakukan?”

kyuhyun segera beranjak lalu mendengus, “sudah kubilang kalau mau masuk dorm orang itu pencet bel dulu, atau paling enggak ketuk kek, ini malah main masuk saja”

seo terkejut mendapatkan respon seperti itu, tetapi dia kembali mencoba untuk tenang,  “mian chagi, mian”

“lagipula, ngapain kamu kesini?” tanya kyuhyun pedas. Yaa, rasanya aku agak senang mendengar respon kyuhyun oppa terhadap seo…

seo menangkat satu alisnya, “masa lupa, sih? Kitakanmau menonton film? Nih aku udah bawa film2 kesukaan ku!”

“ooh iyaya, mian mian.. kalau begitu setel saja filmnya ke dvd player, aku mau mengurus jesang dulu, nanti aku menyusul” aku terperangah mendengar jawaban kyuhyun, dia.. dia mau mengurusku?

Seo kembali mengangkat satu alisnya, “maksud, oppa? Memang nya jesang kenapa?” dengan tatapan heran dia menatapku

“dia sakit” jawab kyuhyun datar. “kajja, jesang aku anatr ke kamar wookie~hyung, setelah itu kau harus minum obat ya?” dia kembali memapahku, jujur saja, perasaan ku agak tak enak kepada seo, tetapi jujur saja, aku juga senang diperlakukan seperti ini! Setelah aku sukses berbaring di tempat tidur, dia merapatkan selimut ke tubuhku.. senang.. hangat… aku makin mencintaimu kyuhyun~oppa…

“Opppa! Palli palli! Filmnya udahmau mulai nih!” seru Seo

“neeeeee” kyuhyun segera beranjak, “kalau butuh apa apa, tinggal panggil aku ya, jeang~ah”

“ne, oppa” rasa sakit ku mulai berkurang, walaupun kyuhyun berapacaran dengan seo, tetapi seenggak nya sikap nya tidak mesra! Hehehe:p

tak lama kemudian, aku melambung ke dunia mimpi.

aku terbangun, sepi, sangat sepi, kemana kyuhyun oppa? Aku haus! Sepertinya aku sudah kembali sehat. Aku memutuskan untuk mengambil minum di dapur, baru saja aku membuka pintu kamar, sebuah adegan yang menyesakkan hati muncul di hadapanku.

Sebuah silet tak kasat mata menembus hatiku, ya, kyuhyun dan seo sedang berciuman.. dan, sepertinya mereka tidak menyadari keberadaanku.. salah! Aku salah besar, dugaanku tentang kyuhyun oppa salah, kyuhyun memang sangat cuek, tetapi bukan berarti dia tidak menyayangi seo,kan? Aku kemabli menutup pintu kamarku, rasa haus yang tadi sangat terasa sekarang lenyap begitu saja, diganti dengan rasa sedih yang amat mendalam. Kalau saja tadi aku tidak bangun dari tidurku, kalau saja tadi aku tidak haus.. mungkin aku tidak akan melihat mereka berciuman! Aku menutup mulutku dengan tangan, takut tangisan ku terdengar oleh mereka.

Sekarang apa yang harus aku lakukan? Aku mau pulang! Setelah yakin mataku yang sembab sudah tertutupi oleh bedak, aku keluar dari kamar.. “kyuhyun oppa, aku pulang ya” ucapku lirih

“mwo?” kyuhyun mendongakkan kepalanya, sekarang dia sedang duduk berdekatan dengan seo

“aku mau pulang, bye oppa” dengan cepat aku berjalan ke pintu

“tunggu, sini kuantar kau pakai mobil!”

“ani oppa! Aku mau pulang sendiri” tolakku, aku segera berjalan keluar pintu, tanpa menghiraukan panggilan2 kyuhyun.. hah! Untuk apa dia memanggilku? Hanya basa-basi! Dia bersikap baik kepadaku mungkin hanya karena aku ini adik wookie~oppa! Huhhh, urusi saja seo-mu itu!

Setelah memasuki pagar rumahku, tanpa pikir panjang aku segera memutar kenop pintu rumahku, eh!? Terkunci? Bagaimana bisa? Seharusnya kan taeng eonni seudah pulang sekarang! Sekarang aku hanya bisa diam di depan pintu rumahku, sekarang aku sedang sibuk merutuki diriku, kenapa aku begitu nekat sehingga pergi begitu saja dari dorm SuJu? Mungkin taeyeon eonni belum pulang… huuhuhuh sekarang aku harus bagaimana!?

Kuambil dompetku, setelah mengecek apa uangku cukup atau tidak, aku segera menyetop taksi, dan “ke bandara, pak”

ya, aku mau ke pulau jeju saja! Lagipula aku sudah lama tidak mengunjungi kedua orangtuaku, sekarang kan mereka menetap di villa mereka sendiri di sana! Bingo, aku sudah menetapkan tujuan ku. Bersenang-senang dengan eomma dan appa untuk menghilangkan rasa perih dihatiku ini~

“omoooooo! Yeobo, lihat siapa yang datang!” eomma berteriak saat melihatku di ambang pintu

appa ku dengan tergopoh-gopoh menuruni tangga, dan ikut terkejut melihat ku, tanpa basa-basi dia langsung memelukku, “yaaa appa! Kayaknya kita baru ketemu sebulan yang lalu deh.. anakmu ini ngangenin banget, ya?”

“ne! Appa dan eomma mu ini sangat kangen sama kamu. Sampe gakbisa tidur deeeeh” penyakit lebay eomma ku kambuh

“mian, appa, eomma.. aku sibuk dengan butikku”

“kamu ke sini sendiri aja? Mana kedua kakakmu? Mereka pasti sibuk ya? Mereka kan sangat terkenal, aku sering melihat taeyeon dan ryeowook di tv”

“tuh appa tau”

“kalau begitu, kamu mandi sana, udah gitu makan”

“ani, eomma… aku mau langsung tidur saja setelah mandi” tolakku halus

“yaudah deh, kalau gitu kami makan duluan ya.. oh, ya pilih saja salah satu kamar di lantai dua, sayang” kaa eommaku

“ne, eomma”

aku menyusuri villa appa dan eomma ku, indah.. sepertinya appa dan eomma ku sangat sayang dengan vill aini, mereka merawatnya dengan baik.. aku memasuki kamar yang paling dekat dengan tangga, kamarnya, indah! Besar dan penuh ukiran.. tanpa pikir panjang aku berbaring di kasur, keempukan kasur itu lalu membuatku lupa untuk mandi dan langsung mengantarkan ku ke alam mimpi.

“omooo, anakku sudah berubah menjadi kebo sekarang!” perkataan eomma serta tangannya yang menguncang tubuhku membangunkanku

“kenapa, eomma? Aku kan hari ini libur!” aku menatap eomma ku kesal, aku paling tidak suka kalau dibangunkan padahal aku masih mengantuk!

“lihat deh udah jam berapa” aku melihat jam dinding di kamar ini, mwoo? Jam 11? aigooo, kebo ku sudah kelewatan rupanya-_-

“cepat sana cuci muka dan gosok gigi! Semuanya sudah menunggu mu di meja makan!”  semuanya? Perasaan kita cuma ber 3 deh di villa ini?

“ne, ne eomma”

setelah menggosok gigi dan mencuci muka, aku mengganti bajuku dengan hotpants dan kaus kesukaanku, lalu aku bergegas menuruni tangga villa ini yang sepertinya lebih mirip dengan tangga istana, terdengar derai tawa dari arah ruang makan, seperti nya villa appa dan eomma sedang ada tamu, ya? Ah, semoga tidak, karena aku sedang malas beramah-tamah…

setelah aku memasuki ruang makan, aku terhenyak, kaget! Ada…

“jesang?”

“oppa?” aku mengernyit

“kejutaaaaaan!” eomma ku berkata dengan senangnya, “kebetulan bukan? Sekarang keluarga kita lengkap! Minus taeyeon, tetapi gapapa deh! Kan ada member super junior yang meramaikan villa kita”

MWOOO?aku terperangah dengan pemandangan didepanku, eomma, appa, wookie oppa dan member super junior yang lain, termasuk Kyuhyun! Ah, memandangnya membuatku kesal! Sakit hati

setelah aku duduk di kursi meja makan, aku bertanya “kok oppa ada disini?”

“kamu juga kok ada disini?”

aku memutar bola mataku, “kemarin waktu aku pulang dari dorm kalian aku mendapati pintu rumah kita dalam keadaan terkunci! Ternyata taeng eonni belum pulang, jadi kuputuskan saja untuk ke sini”

“makanya jangan main kabur, aku kejar sampe ke lobby tapi kamu udah ngilang!” celetuk kyuhyun

aku hanya menatap nya sebagai jawaban, malas berkomentar.

“kami juga ada konser amal disini, dan ohya kenapa kau main pulang aja waktu itu?”  tanya wookie oppa

“gapapa, pengen pulang aja” jawabku enteng, mencoba setenang mungkin, lalu aku mencoba menikmati makanan yang sudah tersedia didepanku, daripada mikirin semua hal yang membuatku galau, mendingan makan!

Jesang POV end

Namja itu tertegun di halaman belakang villa indah milik keluarga Jesang, dia hanya duduk terdiam di ayunan sambil memandang rumput di bawahnya. Ternyata, kyuhyun bukan hanya mengagumi arsitektur villa ini, tetapi dia juga merasa dia familiar dengan villa ini. Ia seolah dekat dengan villa ini, ia… entahlah, dia hanya merasakan ada banyak kenangan di villa ini. KyuHyun mengedarkan pandangannya ke seluruh taman, dan pada akhirnya pandangan nya terhenti pada sebuah pohon, di pohon tersebut tergores dua buah huruf dan ada tanda love diantaranya, K<3J. Kepalanya menjadi pusing saat itu juga, dia seperti mengingat sesuatu, ya! Pohon itu mengingatkannya pada sesuatu… tapi, apa? Kyuhyun menjambak rambutnya frustasi, kenapa ia masih tidak ingat juga sampai sekarang? Kenapa kecelakaan waktu itu menghilangkan ingatan jangka panjang nya? Kenapa ia harus amnesia gara-gara kecelakaan itu? Kenapa? Kenapa? Sampai sekarang kyuhyun masih merasa ada bagian dari hidupnya yang hilang, dan sampai sekarang juga, dia masih menerka-nerka, apa itu bagian yang hilang dari hidupnya??

Frustasi. Ya, mencoba mengingat sesuatu yang tidak jelas apa itu sangat sulit. Itulah derita seorang cho kyuhyun, dia merebahkan tubuhnya di hamparan rumput yang empuk, berharap bisa menemukan kembali ingatannya yang hilang, ya.. dilema nya selama ini..

“Oppa?” mata Jesang terbelalak mendapati KyuHyun tengah berbaring di halaman belakang rumahnya

kaget, kyuhyun langsung duduk dan menatap jesang, ada sesuatu yang menempel di lehernya, kalung? Berbandul kucing? Eh? Sepertinya aku mengenal kalung itu? Apa maksudnya ini? Arrrgh, semakin aku mencoba mengingat, semakin pusing pula kepalaku, tanpa disadari saat itu juga dunia kyuhyun seketika menjadi gelap gulita.

“Oppa!?” teriak Jesang, “tolooong! Kyuhyun oppa pingsan!” teriak jesang panik

“Mwooo? Ayo bantu aku gotong kyuhyun!” leeteuk berlari ke arah kyuhyun yang sedang dalam posisi tergeletak.. sedangkan jesang hanya bisa membantu do’a sambil menahan tangisnya

“oppa, oppa belikan aku eskrim ya? Yaaa?” rengek jesang manja

aku hanya tersenyum mendengar rengekannya, aku mengacak rambutnya gemas, ah yeoja ini.. selalu saja membuat ku tersenyum

“oppaaa, palli palli! Aku ingin makan eskrim sekarang jugaaaa” dia menarik lenganku

“ne, jesang~ah, oppa akan membelikan mu chocolate cone, double deh!”

“waaah oppa baik deh! Aku sayang kyuhyun oppa” ucap jesang tanpa ragu

“aku juga menyayangi mu jesang~ya…”

EH?

 

Jesang sedang asyik sendiri berlari mengejar kupu-kupu yang tak kalah cantik dengannya, melihatnya begitu saja sudah cukup bagiku, ya, melihat senyumnya saja sudah cukup. Senyum nya, senyum Jesang bagaikan energi yang mencharge ku untuk hidup.. hahah, berlebihan memang, tapi memang kenyataannya begini..

“capeeeek!” teriaknya, “oppa bantu aku dong, masa jesang dibiarin lari-larian kaya gini?” sungutnya

“gak mau ah, aku mau lihat jesang aja, aku suka jesang yang enerjik seperti itu”

“huuuh oppa” dia memanyunkan bibirnya, hahaha lucu sekali

“EH!” teriaknya kencang, “kenapa jesang?” aku heran dengan teriakan nya yang tiba-tiba

“kalungku! Kalung yang dari kyuppa, hilang!” dia hampir menangis saat mengatakannya

“mwooo?”

“ne, oppa… mian, aku akan mencarinya, pasti kalung itu lepas tadi saat aku dengan konyolnya mengejar kupu kupu itu” rutuk jesang pada dirinya sendiri

“sudah sudah, jangan menangis!” aku mengusap pipinya, “nanti oppa belikan yang baru, jangan menangis, yaaa? Jebal” aku menatapnya lekat-lekat

“ani, oppa! Aku akan mencarinya, kalung itu sangat berharga buatku!”

APA?

 

akhirnya hari ini tiba juga, aku dan keluarga ku mengajak keluarga jesang berlibur bersama di pantai, yayyy! Seharian bersama jesang, sorakku dalam hati

“kamar oppa yang mana?” tanya Jesang

“tuh, disebelah kamar jesang, nomor 234” aku menunjuk sebuah kamar yang berada persis di sebelah kamarnya

“horeeee! Malem malem kita bisa main dong” sorakknya

“ne, tentu saja!”

“ayoo anak anak, kita ke pantai!” seru eomma nya jesang

“mwooo? Aku mau makan dulu eomma!” rengek jesang

“nanti aja makannya, eomma bawa bekal kok”

“aniiii, aku mau makan disini!” rengek nya lagi

“biar aku saja yang menemaninya makan eomma” aku mengajukan diri untuk menemaninya makan

“gapapa? Kyuhyun memang anak yang baik ya, kalau begitu entar susul kami ya?”

“pasti, eomma” aku meyakinkan eomma nya jesang, ya aku sudah terbiasa memanggil eomma nya jesang dengan sebutan “eomma” saja karena memang keluarga kami sudah sangat dekat

setelah anggota keluarga yang lain pergi, aku menoleh kepada jesang, “dasar kau ini.. tukang makan!”

“biarin wlee, daripada aku mati kelaparan” jawabnya lalu beranjak menuju dapur di kamar hotelnya, mengambil makanan, aku hanya mengikutinya dan dengan sabar menunggu jesang makan yang kecepatan makan nya hampir sama dengan kecepatan siput jika berjalan, ya jesang ini cantik cantik tapi agak lemot!

“makannya udah? Udah kenyang?” tanyaku

“ne, oppa! Kajja kita susul yang lain” dia langsung semangat

“kajja, kajja!” aku mengenggam tangan mungilnya

tepat pada saat kami mau menyebrang jalan.. tangan jesang mengeluarkan keringat dingin dan tubuhnya gemetaran

“gawencahanayo, jesang?” ucapku panik

“oppa….” ucapnya dengan suara yang bergetar

“ne? Kamu kenapa jesang?” aku kebingungan melihat jesang seperti ini. Sakit? Tidak, dia baik baik saja. Lalu kenapa? Apakah aku telah membuatnya menangis?

“aku… takut menyebrang” katanya, ia baru saja akan menangis lagi sebelum aku mengatakan,

“pengan tangan ku jesang, aku pastikan kau aman bersamaku” kataku seyakin-yakin nya! Ya, karena aku akan selalu melindungi mu Jesang, selalu.

INI…

 

“Oppa, oppa mau kemana? Oppa tidak akan meninggalkanku, kan?” Jesang bertanya penuh harap kepadaku, suaranya bergetar saat mengucapkannya

“Jesang.. Mian, jeongmal mianhae.. Aku harus ikut appa ku ke New York. Mian Jesang, aku tidak pernah bermaksud untuk meninggalkanmu” aku berkata sejujur mungkin, mian jesang.. ini memang bukan keinginanku, nanti siapa yang akan memberikan ku senyum selain senyum hangatmu itu?

“Tapi, oppa.. Kapan kau akan kembali? Bagaimana jadinya hari hari ku tanpamu?” tanyanya lagi, oh tidak… dia menangis. Hatiku ikut pilu melihat air matanya yang berjatuhan begitu saja..

“molla.. Jesang, dengarkan aku.. kumohon jangan tangisi kepergianku. Kau harus bersemangat! Tetaplah menjadi Jesang yang aku kenal! Hwaiting!” aku meyakinkannya, menyemangatinya, lalu melanjutkan, “aku janji sekembalinya aku dari New York, aku akan menjadikanmu yeoja paling spesial dalam hidupku” ucapku yakin

“janji, oppa?”

“janji” janji, aku janji jesang.. karena memilikimu adalah salah satu impianku, kau harus tau. Tanpa menoleh kebelakang lagi, aku meninggalkannya, isak tangisnya yang masih terdengar, isak tangis itu… kumohon tuhan, jangan biarkan dia menangis lagi! Air matanya… membuatku sakit…

GREP! Dalam sekejap aku langsung terbangun dari tidurku, mimpi tadi.. itu tadi.. itu tadi, bukan mimpi! Itu…serangkaian kenangan indah ku dulu! Kenangan yang selama ku cari cari, aku.. aku menemukan nya kembali! Aku.. aku mengingatnya! Aku mengingat semuanya! Aku mengingat dengan jelas bagaimana peraasaanku kepada Jesang! Dalam keadaan yang masih tercengang, aku memegang keningku, keringat dingin membasahi tubuhku… tapi kepalaku sudah tidak sakit lagi, aku seperti terlahir kembali! Aku mendapatkan kembali potongan puzzle yang selama ini ku cari cari.. Ini.. seperti mendapatkan harta karun, ya ingatan ku tentang Jesang yang selama ini hilang, akhirnya kutemukan! Ingatanku akhirnya pulih! Jesang… ternyata kau adalah ingatan yang hilang selama ini..

“nih di minum dulu” Leeteuk hyung menghampiriku lalu menyodorkan beberapa pil vitamin ku dan segelas air putih, aku segera merubah posisi ku menjadi duduk danmeminum vitamin itu…

“sudah agak mendingan?” tanyanya

“ne, hyung. Aku baik-baik saja” aku meyakinkannya, karena aku merasa sangat baik!

“baguslah” Leeteuk hyung menghela nafas, “jesang menangis, dia sangat khawatir tahu” ada  nada tak rela di nada bicara nya

“mwoo?” tanyaku, Leeteuk hyung hanya mengangguk

“Leeteuk hyung…”

“ne, kyu?” dia menoleh saat mengetahuiada keseriusan di nada biacaraku

“aku.. aku sudah ingat… aku sudah ingat” kataku dengan suara yang sangat pelan tapi pasti

“mwo?”

“aku sudah mengingatnya, aku sudah mengingat jesang, hyung” kataku agak tercekat, karena jujur saja aku juga masih tak percaya saking senangnya..

“baguslah” kata leeteuk hyung sambil menepuk pelan bahu ku, lalu berjalan keluar kamar. Kenapa? Air muka nya berubah saat aku bilang kalau aku sudah ingat? Ya, karena kau juga mencintai Jesang, hyung..

aku melihat jam, ah sudah larut.. aku sangat ingin bertemu jesang, aku ingin meliat senyumnya yang sempat hilang sejak 7 tahun lalu…

KyuHyun POV end

Jesang POV

aku masih tersedu sedu di kamar ku, ini sudah sangat malam dan aku masih belum bisa tidur.. kejadian tadi terus berulang-ulang di otakku, yaaa, sangat kyuhyun oppa terhuyung ke belakang lalu tak sadarkan diri.. apa yang terjadi dengannya? Aku sangat takut jika ada hal buruk terjadi dengan nya!

Tidak, tidak jesang! Kamu harus berhenti mengkhawatirkannya, dia saja tidak pedul denganmu~ aku kembali mengingatkan diriku. Lalu? Apa yang harus kulakukan sekarang? Aku belum ngantuk. Aku bertanya kepada diriku sendiri, konyol, yaa, Jesang paboya!

Kuedarkan pandanganku ke sekeliling kamar, lalu pandanganku terpusat pada sebuah tumpukan majalah. Aku mendekati tumpukan majalah itu, lalu mengambil asal satu majalah, ah ternyata ini edisi lama, 1tahun yang lalu! Tapi tak apa lah, daripada tidak ada kerjaan..

Dengan lihai mataku mulai bergerak mengikuti bacaan yang terdapat di halaman demi halaman majalah ini, dan saat membalikkan ke halaman berikutnya… aku hanya bisa membelalakkan mataku karena saking kagetnya dengan apa yang kubaca.. ini.. tidakmungkin!

TBC~

Comment yaaaa, jebal! Hargain dikit aja bisa, kan?😉

5 comments on “On My Mind (part 3)

  • akhirnya kyu inget juga😄
    kok kyu bisa lupa? Dia kecelakaan? Kok aku ga baca ya? ._.
    Jangan2 aku ga baca teliti nih, haha😄 maaf😀

    apanya yg ga mungkin? Aduuh, penasaran ><
    Daebak! *lari k part selanjutnya*😄

  • Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: